Rabu, 20 Februari 2013

Beban dalam Sistem Perpipaan



Dalam pengoperasian, sistem perpipaan menerima beban yang bervariasi dan kompleks yang meliputi sustain load, occasional load, dan expansion load. Analisa beban adalah tindakan penting dalam melakukan analisis tegangan pipa. Setiap beban terjadi dalam sistem perpipaan disebabkan oleh beban yang memiliki nilai yang berbeda di setiap titik dan juga disebabkan oleh beban lingkungan seperti beban angin (wind load), beban salju (snow load), beban gempa (seismic load), dan sebagainya. Setiap komponen dari beban baik karena kondisi operasi atau lingkungan harus diperhatikan ketika melakukan analisis tegangan pipa untuk mendapatkan desain sistem perpipaan yang aman.

Pipa analisis tegangan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa sistem perpipaan yang aman untuk operasi dan untuk memverifikasi support struktur dapat menahan beban yang ada dalam sistem perpipaan. Selain itu, pipe stress analysis juga dilakukan untuk menentukan beban piping pedestal sehingga sistem perpipaan dapat di-install dengan aman. Kondisi ini dapat dilakukan dengan melakukan perhitungan dan perbandingan parameter yang diijinkan seperti berikut:

1. Stres pada dinding pipa (Stress on the pipe wall)
2. Displacement due to pipe expansion
3. Loads on the nozzle  
4. Natural frequency system
 

Beban pada sistem perpipaan dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis beban yang terjadi sebagai berikut: sustain load, occasional load dan thermal expansion load.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © . Examindo Pratama - Posts · Comments
Theme Template by PT.Examindo Pratama